Lulus
  Create an account
Beranda Anda
Keluar
 
 
 
Bahasa Indonesia

- Beranda
- Sepuluh Teratas
- Topik Baru
- Kirim Berita
- Pencarian
- Bahasa Musyawarah
- Bahasa Anggota
- Ulasan
- Anda Pribadi Pesan
- Survei
- Majalah
- Arsip Cerita
- Isi
- Tautan Web
- Unduhan
- Pertanyaan Sering
- Merekomendasikan Kami
- Ensiklopedi


Random Headlines


Berita Dan Artikel Cerita judulnya
[ Berita Dan Artikel Cerita judulnya ]

·Awas! Jangan Terkecoh Aliran Sesat Islam Jamaah & LDII Paradigma Baru
·Memberikan Kesempatan Berdakwah Kepada Wanita
·Prioritas Dalam Dakwah
·Tujuan Ziarah Kubur Dalam Kaca Mata Sufi
·AsSalam: Makna as-Salam - Buah Mengimani Nama Allah as-Salam
·Buah Keimanan
·Nasehat Untuk Pelaku Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
·Amar Ma’ruf Nahi Munkar Simbol Keimanan dan Kepedulian Umat

Who's Online

Saat ini ada, 3 tamu 0 member yang sedang online.

Anda bukan member. Silakan daftar di sini, gratis!

Search




Languages




Categories Menu

Blok ini kosong.

Login

Nama Login

Password

Daftar
Lupa Password.

Big Story of Today

Belum ada berita besar hari ini.

Old Articles

Thursday, November 29
· Al-Khulu’ (Minta Cerai): Definisi Al-Khulu’ (Minta Cerai), Hukum Khulu’ Dalam Sy
· Apa Yang Harus Dilakukan Seorang Da'i
· Memotivasi Para Pemuda Kepada Kebaikan
· Fenomena Tahdzir, Cela-Mencela Sesama Ahlus Sunnah Dan Solusinya
· ‘Iddah: Definisi ‘Iddah - Alwajiz, Nikah, Macam-Macam ‘Iddah, Isteri Yang Ditala
· Berdakwah Kepada Orang Yang Sudah Terkontaminasi Kebudayaan Tertentu
· Penutup - Rifqon Ahlassunnah Bi Ahlissunnah
· Al-Istibra’ (Masa Menunggu Bagi Seorang Wanita Setelah Mengandung), Al-Hadhanah
Friday, June 29
· Proses Dan Perkembangan Janin Di Rahim
· Perbedaan Yang Wajib Diimani
· Bagaimana Darah Haid Terjadi
· Berbahagialah Mengemban Amanah
· Etika Safar
· Ziarah Antar Muslimah
· Mengapa Wanita Harus Berhijab?
· Tidur Dalam Tatanan Sunnah
· Hindarilah Syirik ... Bertauhidlah! (Sebuah pelajaran dari Al Qur’an surat Yusuf
· Waspada, Syirik Di Sekitar Kita
· Jika Wanita Muslimah Berobat Ke Dokter Lelaki?
· Wajibkah Mengulangi Syahadat Di Hadapan Imam?
· Tujuan Ziarah Kubur Dalam Kaca Mata Sufi
Thursday, May 10
· Arti Penting Wanita dalam Kehidupan
· Saat Terjadi Pertikaian
· AsSalam: Makna as-Salam - Buah Mengimani Nama Allah as-Salam
· Buah Keimanan
· Sifat Shalat Nabi (bagian ke 14): Ruku’ - Tata Cara Ruku’
· Hakim yang Adil dan Bijaksana
· Nabi Muhammad Wafat
· Nasehat Untuk Pelaku Amar Ma’ruf Nahi Mungkar
· Mengingkari Kemungkaran Mendulang Berkah dalam Meneladani Para Rasul

Artikel Lama

Bahasa Indonesia

- Beranda
- Sepuluh Teratas
- Topik Baru
- Kirim Berita
- Pencarian
- Bahasa Musyawarah
- Bahasa Anggota
- Ulasan
- Anda Pribadi Pesan
- Survei
- Majalah
- Arsip Cerita
- Isi
- Tautan Web
- Unduhan
- Pertanyaan Sering
- Merekomendasikan Kami
- Ensiklopedi


Kita Wajib Memperbaiki Diri Kita Sendiri Terlebih Dahulu, Wajib Mendakwahi Orang
 
 
Fiqh - Pertanyaan Dan Jawaban
Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Kita Wajib Memperbaiki Diri Kita Sendiri Terlebih Dahulu, Wajib Mendakwahi Orang Terdekat

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apakah penafsiran ayat :

"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu ; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk" [Al-Ma'idah : 105]

Dan bagaimana pendapat Syaikh tentang ini ?



Jawaban.
Perkataan kami tentang (ayat) tersebut adalah seperti yang dikatakan Allah Subhanahu wa Ta'ala ; bahwa sesungguhnya Allah memerintahkan kita untuk memperbaiki diri-diri kita, dan agar kita menjaga keshalihan kita, dan jika tersesat siapapun yang tersesat dari kalangan manusia maka hal itu tidaklah mendatangkan mudharat, sebagaimana yang dikatakan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada NabiNya Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka, tetapi orang yang berpaling dan kafir, maka Allah akan mengadzabnya dengan adzab yang besar" [Al-Ghasyiyah : 21-24]

Seorang insan jika ia mendapatkan petunjuk maka orang yang durhaka tidaklah akan mencelakainya, namun jika manusia tidak mengubah kemungkaran maka dikhawatirkan Allah akan meratakan adzab dariNya kepada mereka, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.

"Artinya : Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaanNya" [Al-Anfal : 25]

Mereka para pelaku maksiat itu tidak akan mendatangkan mudharat kepada anda ketika di akhirat, mereka tidak dapat mengurangi (pahala) kebaikan-kebaikan anda atau menambah dosa-dosa anda. Kecuali jika anda telah melalaikan kewajiban dakwah kepada Allah, dan amar ma'rif serta nahi mungkar, maka hal tersebut tentu saja akan mencelakakan anda, mudharat itu tidak berasal dari mereka namun justru dari diri anda sendiri.

Karena anda belum melaksanakan kewajban hingga dapat dikatakan bahwa anda belum mendapat petunjuk, karena Allah mempersyaratkan dengan mengatakan.

"Artinya : Tidaklah (dapat) mencelakaimu orang yang tersesat apabila engkau mendapat hidayah" [Al-Ma'idah : 105]

Sudah dimaklumi, bahwa orang yang meninggalkan amar ma'ruf, nahi mungkar dan dakwah kepada Allah yang wajib itu adalah sungguh belun mendapat petunjuk dengan sempurna.

WAJIB MENDAKWAHI ORANG TERDEKAT

Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apakah hukum syara terhadap dakwah kepada Allah dalam masyarakat-masyarakat luar, baik itu masyarakat arab ataupun masyarakat lainnya dari Negara-negara asing, karena sesungguhnya banyak dari kalangan du'at yang memusatkan terhadap hal ini dengan penuh semangat ?

Jawaban.
Menurut pendapat saya, seseorang hendaknya mendakwahi orang yang terdekat, karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala pertama sekali mengutus RasulNya Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam (dengan) firmanNya.

"Artinya : Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat" [Asy-Syu'ara : 214]

Maka apabila di dalam negerinya terdapat kesempatan untuk berdakwah dan memperbaiki manusia, maka tidak seyogyanya ia keluar ke negeri lain, walaupun bertentangan dengan mereka. Dan jika tidak terdapat (kesempatan untuk berdakwah) seperti jika negerinya telah sesuai dengan sisi yang diharapkan maka sesungguhnya ia dapat pindah ke (tempat) yang kedua, lalu yang ketiga, dan demikianlah (seterusnya). Oleh karena itu Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada NabiNya.

"Artinya : Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat"

Ia berfirman kepada kaum mukminin secara umum.

"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu" [At-Taubah : 123]

Adapun pergi ke Amerika atau ke Rusia atau ke (negeri yang) lainnya untuk berdakwah sementara negerinya membutuhkan maka ini tidak termasuk sikap hikmah.

(Yang sesuai dengan) hikmah adalah jika seseorang memperbaiki negerinya sebelum yang lain, bahkan keluarganya terlebih dahulu, kemudian orang lain secara bertahap dari yang terdekat berdasarkan prioritas, dengan mengikuti bimbingan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada NabiNya Shallallahu 'alaihi wa sallam.


[Disalin dari kitab Ash-Shahwah Al-Islamiyah Dhawabith wa Taujihat, edisi Indonesia Panduan Kebangkitan Islam, Penulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, terbitan Darul Haq]
 
 
 Posted By Dipublikasi pada Sunday, 02 December 2012 oleh MediaIndonesianTeam
 
 
:-: Go Home :-: Go Top :-:
 
 
 
Comments & Debates :-: التعليقات والمحاورات

 
 
For Your Membership Comments And Registered Debates Please, See Below Or Register Here :-: للحصول على تعليقات عضويتك و مناقشات الأعضاء انظر من فضلك أدناه أو سجّل هنا
 
 
:-: Go Home :-: Go Top :-:
 

Link Terkait

· Lebih Banyak Tentang Fiqh - Pertanyaan Dan Jawaban
· Berita oleh MediaIndonesianTeam


Berita terpopuler tentang Fiqh - Pertanyaan Dan Jawaban:
Nabi Muhammad Wafat


Nilai Berita

Rata-rata: 0
Pemilih: 0

Beri nilai berita ini:

Luar Biasa Sangat Bagus Bagus Biasa Jelek

Opsi


 Versi Cetak Versi Cetak


Associated Topics

Fiqh - Pertanyaan Dan Jawaban

"Kita Wajib Memperbaiki Diri Kita Sendiri Terlebih Dahulu, Wajib Mendakwahi Orang" | Login/Daftar | 0 komentar
Isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengirimnya.

Anda tidak dibolehkan mengirim komentar, silakan daftar di sini
 

 
EsinIslam The Muslim World Portal For Islamics, News, Fatwas, Audios, Videos, Muslim News, Quranic Islamic Articles, Radio, Audio Quran, TV Channels, Fatwa Rulings, Muslim News Newspapers Magazines Headlines Articles Forums Schools, Universities, Colleges, Mosques, Qur'an, Hadith, Sunnah, Fiqh, Prayers, Salat, Fasting Ramadan, Vidoes, Books On EsinIslam.Com And Muxlima.Com

  







:-: Go Home :-: Go Top :-: